Apa itu Founder’s Mentality dan Pola Pikir Seorang Founder?
Apa itu Founder’s
Mentality dan Pola Pikir Seorang Founder?
Founders Mentality merupakan karakteristik sikap atau
cara berpikir dari seseorang atau suatu grup, sering disebutkan harus dimiliki
dan dirasakan nyata dalam suatu organisasi atau perusahaan sebagai jaminan
kelangsungan organisasi maupun perusahaan seperti saat didirikan, yang akhirnya
menjadi budaya yang berkelanjutan dan menjadi ciri khas, khususnya yang positif
dalam perusahaan berkarya dan berelasi. Menjadi seorang
Founder sebuah startup, Anda wajib memiliki mindset atau pola pikir yang ideal untuk bisa menentukan arah
dari model bisnis yang dijalankan. Visi dan misi, produk yang dikembangkan
hingga proses peluncuran, semua harus dipikirkan secara seksama.
Pola
pikir seperti ini artinya adalah pola pikir yang membantu Anda untuk memikirkan
visi dan misi startup yang akan Anda buat dalam waktu kedepan. Hal ini tentunya
akan sangat membantu bagi Anda calon pendiri startup yang masih bekerja di
perusahaan namun memiliki ide brilian dan tidak sabar untuk meluncurkan perusahaan
rintisan sendiri. Kisah sukses yang bisa diambil adalah Jeff Bezos, pendiri
Amazon. Di awal kariernya Jeff Bezos, yang sempat bekerja di perusahaan lain,
memutuskan untuk berhenti bekerja dan mengembangkan startup yang kemudian
terbukti sukses hingga saat ini yaitu Amazon.
Ide
dan model bisnis yang tidak jelas
Sebagai seorang Founder Anda bertanggung
jawab untuk menentukan langkah, strategi, dan ide seperti apa yang ingin
dikembangkan di startup milik Anda. Jangan terjebak dengan ide-ide dan impian
yang terlalu banyak yang pada akhirnya membuat Anda tersesat, kehilangan fokus,
dan kendali.
Keraguan
Dalam menjalankan bisnis seorang Founder
baiknya bisa melihat peluang serta potensi yang ada berdasarkan produk yang
dikembangkan. Hal ini penting dilakukan agar startup bisa terus melakukan
inovasi dan terhindar dari kesempatan serta peluang untuk melancarkan strategi
atau memanfaatkan peluang yang ada.
Pekerjaan
harus selesai
Produk yang telah selesai dengan sempurna
adalah produk yang pada akhirnya dipilih dan digunakan oleh konsumen. Untuk
itu, menjadi penting bagi seorang Founder bertanggung jawab untuk memonitor
semua proses dari awal hingga akhir sebelum produk diluncurkan kepada publik.
Dengan demikian Anda bisa mengembangkan produk yang disukai oleh konsumen
dengan akurat.
Minimum
Viable Product
Definisi yang cukup dikenal tentang MVP (Minimum Viable Product) adalah
sebuah konsep product dengan fitur minimum yang dilempar ke market untuk
pengujian pasar. Dengan demikian MVP memberikan Anda peluang lebih untuk
mengembangkan ide, menambah fitur seiring berjalannya waktu. Yang perlu
diperhatikan adalah MVP bukanlah sebuah produk namun merupakan proses yang
harus dilalui.
Konfirmasi yang bias
Pola pikir berikut ini biasanya banyak dimiliki
oleh Founder yang sangat yakin dengan produk yang dmiliki sehingga kerap
menghiaraukan aspek negatif, error, atau
kekurangan yang terdapat di dalam produk. Pemikiran seperti ini terkadang bisa
menjadi sangat berisiko, terutama ketika Anda tengah melalui momen ide yang
mulai tidak fokus.
Product
Market Fit
Startup yang sukses adalah startup yang telah
melakukan Product Market Fit dengan baik. Produk Market Fit akan menentukan
kelanjutan bisni yang dijalankan, karena proses ini membuktikan produk yang Anda
tawarkan kepada konsumen diminati dan dibutuhkan. Startup yang tidak berhasil
melakukan Product Market Fit bisa berakhir dengan kegagalan.
Produk yang disukai
Memiliki produk yang dicintai oleh 100 orang
jauh lebih berarti dibandingkan dengan memiliki produk yang disukai oleh jutaan
orang. Mengapa demikian? ketika orang telah mencintai dan secara loyal
menggunakan produk Anda, artinya produk Anda diterima dengan baik dan terbukti
telah berfungsi dengan baik serta merubah gaya hidup mereka. Sementara jika
Anda memiliki jutaan pengguna yang hanya 'suka' artinya produk Anda belum
benar-benar dibutuhkan dan kemungkinan besar akan ditinggalkan.
Network
Effects
Network effects atau efek dari jaringan akan
mempengaruhi seberapa besar nilai dan keuntungan yang dihasilkan dari produk
Anda. Jaringan yang luas juga bisa membantu Anda mengembangkan produk yang
lebih baik, cepat dan tentunya bermanfaat untuk bisnis.
Skalabilitas ekonomi
Skalabilitas ekonomi adalah ketika
pengeluaran dari produk dan layanan Anda mulai berkurang sementara penghasilan
dan volume pendapatan semakin bertambah jumlahnya. Perusahaan yang telah
berhasil melakukan proses ini adalah Facebook, Amazon, Apple, dan Google.
Inovasi
yang "mengganggu"
Inovasi yang mengganggu adalah ketika produk yang ditawarkan merupakan
layanan yang sederhana, namun terbukti dibutuhkan dan dicintai oleh konsumen
dan pada akhirnya "mengganggu" dan menggantikan layanan konvensional
yang ada. Inovasi yang "mengganggu" ini telah dibuktikan dengan
kehadiran dari Go-Jek, Uber, Grab, dan Airbnb.
Conjoined
Triangles of Success
Conjoined triangles of success
atau “CTS” merupakan gambaran atau skema yang baiknya dicermati oleh seorang
Founder untuk bisa menjalankan bisnis dan mengerti lebih jauh tentang dunia
startup. Meskipun skema ini diperkenalkan sebagai sebuah cerita komedi dalam
serial televisi HBO Silicon Valley, model bisnis CTS bisa membuat Anda lebih
fokus, memberikan kesempatan untuk beradaptasi, dan melakukan perubahan.

Comments
Post a Comment